Assalamu'alaikum wr wb dan salam sejahtera bagi kita semua ^_^
kali ini mpu-nya blog akan berbagi lagi masih dengan pemrograman Java tapi kini mulai berbelok ke arah pemutaran video (video player)
mungkin kalian sering berkunjung ke situs pemutar video ternama yaitu youtube, di youtube ada banyak playlist video yang tertera di sebelah kanan ampe ke bawah-bawah dan juga playlist yang di taruh di player video-nya, nah kali ini mpu-nya blog mau berbagi ilmu bagaimana cara membuat playlist video di dalam player-nya.
mungkin berbeda dengan yang ada di youtube tapi semoga bisa bermanfaat :D
ok langsung saja...
1. buat file menggunakan html atau pemrograman berbasis server, terserah codinger :D
mpu-nya blog membuatnya menggunakan PHP, cuma extensinya aja >.<
2. buat file index.php
-----------------------------------------------------------------------
<html>
<head>
<title>:: Video Test ::</title>
<script type="text/javascript" src="mediaplayer/jwplayer.js"></script>
</head>
<body>
......
</body>
</html>
------------------------------------------------------------------------
3. download file jwplayer.js di www.longtailvideo.com
4. kemudian inputkan file antara <body>...</body>
------------------------------------------------------------------------
<html>
<head>
<title>:: Video Test ::</title>
<script type="text/javascript" src="mediaplayer/jwplayer.js"></script>
</head>
<body bgcolor="green">
<div id="container">Loading the player...</div>
<script type="text/javascript">
jwplayer("container").setup({
modes: [
{ type: "html5" },
{ type: "flash", src: "mediaplayer/player.swf" }
],
playlist: [
{
levels: [{file: "File/miss.mp4"}],
image: "Pic/miss.jpg",
title: "Miss Hit"
},
{
levels: [{file: "File/rejoice.mp4"}],
image: "Pic/rejoice.jpg",
title: "Rejoice Shampoo"
},
{
levels: [{file: "File/incident_in_the_plane.mp4"}],
image: "Pic/tragedy.jpg",
title: "Narsis Di Pesawat"
}
],
'flashplayer': 'mediaplayer/player.swf',
'id': 'playerID',
controlbar: 'bottom',
stretching: 'fill',
volume: 60,
width: 480,
height: 310,
plugins: {
'flow': { coverwidth:180, onpaused:'show' }
},
});
</script>
</body>
</html>
-----------------------------------------------------------------------
5. Testing... Simple untuk buatnya tapi karena mpu-nya masih kekurangan beberapa faktor dalam menulis dan memberikan demo-nya di blog jadi terlihat agak membingunkan, Muuv nyak ^_^
untuk memudahkan para codinger, mpu-nya blog nempelin contoh yang udah jadi dan untuk filenya berukuran 7Mb dikarenakan ada file video-nya :D
download file
Sekian dan Terima Kasih
Wassalamu'alaikum Wr Wb
Selamat Datang
Blog ini difungsikan untuk berbagi pengetahuan dan informasi guna membangun sumber daya menjadi bermutu khususnya anak bangsa dan sebagai kreatifitas serta pengingat dari kekhilafan pribadi ^_^v
Selasa, 25 September 2012
Kamis, 19 Juli 2012
Memuat/Me-Load File Javascript Secara Terpisah
Assalamu'alaikum Wr Wb dan salam sejahtera
kali ini mpu-nya blog mau bagi2 pengetahuan lagi mengenai ExtJS...
yang kali ini akan di share kepada kodinger yaitu bagaimana caranya kita membangun sebuah aplikasi dengan ExtJS secara terorganisir file-nya...
Jika para kodinger sudah pernah membuat program dengan menggunakan framework ExtJS, maka kodinger pun tahu seperti apa kendala yang di hadapi dalam menggunakan framework ini???
......
Yes!!! Mungkin ada beberapa kodinger yang masih bingung dalam mengorganisasikan file-nya. Kebanyakan masih menempatkannya dalam satu file ^_^
Ok! disini mpu-nya blog akan men-share caranya untuk me-load/memuat file javascript biar lebih terorganisir, untuk yang sudah tahu silahkan untuk share pengerahuannya ^_^
Chek This Code :
First of all, yaelah lagak loe tong... tong...
buat script berikut...
----------------------------------------------------------
//Script untuk memanggil kelas manager
Ext.ux.ScriptManager = Ext.extend(Ext.util.Observable, {
// The timeout in seconds to be used for requests
timeout : 30,
//array yang fungsinya private, dijalankan jika ada yang memanggilnya ^_^???
scripts : [],
disableCaching : false,
/**
* @constructor
* Component constructor
*/
constructor: function(config){
Ext.apply(this, config);
Ext.ux.ScriptManager.superclass.constructor.call(this, config)
},
loadJs : function(o){
if (!o) { return; }
if (o.debug) {
this.addAsScript(o);
return;
}
if (!Ext.isArray(o.scripts)) { o.scripts = [o.scripts]; }
o.url = o.scripts.shift();
if (o.scripts.length == 0) { this._loadUrl(o); }
else {
o.scope = this;
this._loadUrl(o, function(){ this.loadJs(o); });
}
},
loadCss : function(o) {
var id = o.id || '';
var file;
if (!Ext.isArray(o.scripts)) { o.scripts = [o.scripts]; }
for (var i = 0; i < o.scripts.length; i++) {
file = o.scripts[i];
id = '' + Math.floor(Math.random() * 100);
Ext.util.CSS.createStyleSheet('', id);
Ext.util.CSS.swapStyleSheet(id, file);
}
if(o.callback && Ext.isFunction(o.callback)){
o.callback.createDelegate(o.scope || window).call();
}
},
addAsScript : function(o) {
var count = 0;
var script;
var files = o.scripts;
if (!Ext.isArray(files)) { files = [files]; }
var head = document.getElementsByTagName('head')[0];
Ext.each(files, function(file) {
script = document.createElement('script');
script.type = 'text/javascript';
if (Ext.isFunction(o.callback)) {
script.onload = script.onreadystatechange = function() {
count++;
if (count == files.length) {
o.callback.call();
}
}
}
script.src = file;
head.appendChild(script);
});
},
_loadUrl : function(url, callback) {
var cfg, callerScope;
if (typeof url == 'object') { // must be config object
cfg = url;
url = cfg.url;
callback = callback || cfg.callback;
callerScope = cfg.scope;
if (typeof cfg.timeout != 'undefined') {
this.timeout = cfg.timeout;
}
if (typeof cfg.disableCaching != 'undefined') {
this.disableCaching = cfg.disableCaching;
}
}
if (this.scripts[url]) {
if(callback && Ext.isFunction(callback)){
callback.createDelegate(callerScope || window).call();
}
return null;
}
Ext.Ajax.request({
url : url,
success : this.processSuccess,
failure : this.processFailure,
scope : this,
timeout : (this.timeout * 1000),
disableCaching : this.disableCaching,
argument : {
'url' : url,
'scope' : callerScope || window,
'callback' : callback,
'options' : cfg
}
});
return null;
},
processSuccess : function(response) {
this.scripts[response.argument.url] = true;
window.execScript ? window.execScript(response.responseText) : window
.eval(response.responseText);
if (response.argument.options.scripts.length == 0) {
}
if (typeof response.argument.callback == 'function') {
response.argument.callback.call(response.argument.scope);
}
},
processFailure : function(response) {
Ext.MessageBox.show({
title : 'Application Error',
msg : 'Script library could not be loaded.',
closable : false,
icon : Ext.MessageBox.ERROR,
minWidth : 200,
buttons: Ext.Msg.OK
});
/*setTimeout(function() {
Ext.MessageBox.hide();
}, 2000);*/ //yang ini saya komentar, kalo mau tahu fungsinya kodinger buka aja komennya ^_^
}
});
----------------------------------------------------------
mpu-nya blog mendapatkannya dari si master Swarnendu @_@
Selanjutnya masukkan script berikut kedalam fungsi Ext.onReady()
--------------------------------------------------------------------
ScriptMgr = new Ext.ux.ScriptManager();
ScriptMgr.loadJs({
scripts : ['file yang mau di load ke-1',' file yang mau di load ke-2'],
debug : true,
callback : function(){ console.log('Berhasil Memuat File...'); }
});
--------------------------------------------------------------------
disini kodinger bisa memuat lebih dari satu file, tapi ingat!!! tempatkan skrip diatas sesuai dengan kebutuhannya, yang sudah mpu-nya coba untuk skrip diatas hanya bisa memuat untuk file yang windownya berbeda, bila ingi memuat beda file tapi fungsi yang terkait harus ada didalam satu file maka tidak bisa. Si ExtJS tidak akan mengenali fungsi yang ada di beda file tersebut.... ^_^v
jika kodinger hanya ingin memuat satu file saja, maka tinggal tuliskan seperti ini :
----------------------------------------
scripts : ['file yang mau di load'],
----------------------------------------
Mudah kok! kalo udah paham sih... ^_^
Hokeh!!! Sekian tutor yang bisa mpu-nya blog kasih, kalo ada kekurangan dan kesalahan mohon di maafkan, tapi kalo ada kelebihan tolong masukkin ke kotak amal aja ^_^
Wassalamu'alaikum Wr Wb dan sampai jumpa.
Sumber : Swarnendu De
Assalamu'alaikum Wr Wb dan salam sejahtera
kali ini mpu-nya blog mau bagi2 pengetahuan lagi mengenai ExtJS...
yang kali ini akan di share kepada kodinger yaitu bagaimana caranya kita membangun sebuah aplikasi dengan ExtJS secara terorganisir file-nya...
Jika para kodinger sudah pernah membuat program dengan menggunakan framework ExtJS, maka kodinger pun tahu seperti apa kendala yang di hadapi dalam menggunakan framework ini???
......
Yes!!! Mungkin ada beberapa kodinger yang masih bingung dalam mengorganisasikan file-nya. Kebanyakan masih menempatkannya dalam satu file ^_^
Ok! disini mpu-nya blog akan men-share caranya untuk me-load/memuat file javascript biar lebih terorganisir, untuk yang sudah tahu silahkan untuk share pengerahuannya ^_^
Chek This Code :
First of all, yaelah lagak loe tong... tong...
buat script berikut...
Ext.ux.ScriptManager = Ext.extend(Ext.util.Observable, {
// The timeout in seconds to be used for requests
timeout : 30,
//array yang fungsinya private, dijalankan jika ada yang memanggilnya ^_^???
scripts : [],
disableCaching : false,
/**
* @constructor
* Component constructor
*/
constructor: function(config){
Ext.apply(this, config);
Ext.ux.ScriptManager.superclass.constructor.call(this, config)
},
loadJs : function(o){
if (!o) { return; }
if (o.debug) {
this.addAsScript(o);
return;
}
if (!Ext.isArray(o.scripts)) { o.scripts = [o.scripts]; }
o.url = o.scripts.shift();
if (o.scripts.length == 0) { this._loadUrl(o); }
o.scope = this;
this._loadUrl(o, function(){ this.loadJs(o); });
}
},
loadCss : function(o) {
var id = o.id || '';
var file;
if (!Ext.isArray(o.scripts)) { o.scripts = [o.scripts]; }
for (var i = 0; i < o.scripts.length; i++) {
file = o.scripts[i];
id = '' + Math.floor(Math.random() * 100);
Ext.util.CSS.createStyleSheet('', id);
Ext.util.CSS.swapStyleSheet(id, file);
}
if(o.callback && Ext.isFunction(o.callback)){
o.callback.createDelegate(o.scope || window).call();
}
},
addAsScript : function(o) {
var count = 0;
var script;
var files = o.scripts;
if (!Ext.isArray(files)) { files = [files]; }
var head = document.getElementsByTagName('head')[0];
Ext.each(files, function(file) {
script = document.createElement('script');
script.type = 'text/javascript';
if (Ext.isFunction(o.callback)) {
script.onload = script.onreadystatechange = function() {
count++;
if (count == files.length) {
o.callback.call();
}
}
}
script.src = file;
head.appendChild(script);
});
},
_loadUrl : function(url, callback) {
var cfg, callerScope;
if (typeof url == 'object') { // must be config object
cfg = url;
url = cfg.url;
callback = callback || cfg.callback;
callerScope = cfg.scope;
if (typeof cfg.timeout != 'undefined') {
this.timeout = cfg.timeout;
}
if (typeof cfg.disableCaching != 'undefined') {
this.disableCaching = cfg.disableCaching;
}
}
if (this.scripts[url]) {
if(callback && Ext.isFunction(callback)){
callback.createDelegate(callerScope || window).call();
}
return null;
}
Ext.Ajax.request({
url : url,
success : this.processSuccess,
failure : this.processFailure,
scope : this,
timeout : (this.timeout * 1000),
disableCaching : this.disableCaching,
argument : {
'url' : url,
'scope' : callerScope || window,
'callback' : callback,
'options' : cfg
}
});
return null;
},
processSuccess : function(response) {
this.scripts[response.argument.url] = true;
window.execScript ? window.execScript(response.responseText) : window
.eval(response.responseText);
if (response.argument.options.scripts.length == 0) {
}
if (typeof response.argument.callback == 'function') {
response.argument.callback.call(response.argument.scope);
}
},
processFailure : function(response) {
Ext.MessageBox.show({
title : 'Application Error',
msg : 'Script library could not be loaded.',
closable : false,
icon : Ext.MessageBox.ERROR,
minWidth : 200,
buttons: Ext.Msg.OK
});
/*setTimeout(function() {
Ext.MessageBox.hide();
}, 2000);*/ //yang ini saya komentar, kalo mau tahu fungsinya kodinger buka aja komennya ^_^
}
});
ScriptMgr.loadJs({
scripts : ['file yang mau di load ke-1','
debug : true,
callback : function(){ console.log('Berhasil Memuat File...'); }
Sumber : Swarnendu De
Jumat, 13 Juli 2012
Assalamu'alaikum wr wb bagi yang muslim dan salam sejahtera untuk semuanya...
kali ini mpu-nya blog mau men-share ilmu lagi nih bagi yang membutuhkan, yang akan di share khususnya bagi para programmer adict yaitu bagaimana cara membuat login sederhana dengan bahasa Java->Javascript yang strict-nya lagi ExtJS.
Langsung kita mulai... ;-)
Pertama buat terlebih dahulu file login.html
-------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------
Kemudian buat file login.js
didalam file login.js buat dulu script untuk menjalankan semua fungsi yang utamanya
-------------------------------------------------------------------------
setelah itu, masih didalam file login.js buat kelas Ext window-nya dan masukkan didalam skrip yang diatas, jadinya seperti ini...
-------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------
buat lagi skrip untuk panel dimana komponen akan di taruh
-------------------------------------------------------------------------
setelah itu buat komponen didalam panel
-------------------------------------------------------------------------
catatan : tolong rapihin sendiri yah baris kodenya, blum handal nulis kode di blog :D
-------------------------------------------------------------------------
kemudian buat file loginProcess.php untuk mem-verifikasi login itu cocok atau tidak
kenapa dengan PHP? karena mpu-nya blogger lagi ngoding pake bahasa ini xixixixixixi....
-------------------------------------------------------------------------
dari format PHP, contohnya : untuk array di php
-------------------------------------------------------------------------
Ok! untuk sentuhan terakhir tinggal buat file sukses.html untuk menampilkan bahwa login itu berhasil
-------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------
Sekian dan Terima Kasih... Semoga tutorial diatas dapat bermanfaat bagi kita semua... ^_^v
kali ini mpu-nya blog mau men-share ilmu lagi nih bagi yang membutuhkan, yang akan di share khususnya bagi para programmer adict yaitu bagaimana cara membuat login sederhana dengan bahasa Java->Javascript yang strict-nya lagi ExtJS.
Langsung kita mulai... ;-)
Pertama buat terlebih dahulu file login.html
-------------------------------------------------------------------------
<html>
<head>
<!--Header File ini cari path tempatnya ExtJS itu nyimpen--> <link href="ext-all.css" type="text/css" rel="stylesheet">
<script type="text/javascript" src="bootstrap.js"></script>
<script type="text/javascript" src="ext-all.js"></script>
<script type="text/javascript" src="login.js"></script>
</head>
<body></body>
</html>Kemudian buat file login.js
didalam file login.js buat dulu script untuk menjalankan semua fungsi yang utamanya
-------------------------------------------------------------------------
Ext.onReady(function(){
});
-------------------------------------------------------------------------setelah itu, masih didalam file login.js buat kelas Ext window-nya dan masukkan didalam skrip yang diatas, jadinya seperti ini...
-------------------------------------------------------------------------
Ext.onReady(function(){
var win = new Ext.Window({
layout:'fit',
style:'text-align:left;',
title: 'Admin Login',
width:340,
height:230,
closable: false,
resizable: false,
movable: false,
draggable : false,
margin: false,
plain: true,
border: false,
items: [login]
});
win.show();
}); layout:'fit',
style:'text-align:left;',
title: 'Admin Login',
width:340,
height:230,
closable: false,
resizable: false,
movable: false,
draggable : false,
margin: false,
plain: true,
border: false,
items: [login]
});
win.show();
-------------------------------------------------------------------------
buat lagi skrip untuk panel dimana komponen akan di taruh
-------------------------------------------------------------------------
Ext.onReady(function(){
var login = new Ext.FormPanel({
});
var win = new Ext.Window({
layout : 'fit',
style : 'text-align:left;',
title : 'Admin Login',
width : 340,
height : 230,
closable : false,
resizable: false,
movable : false,
draggable: false,
margin : false,
plain : true,
border : false,
items : [login]
});
win.show();
layout : 'fit',
style : 'text-align:left;',
title : 'Admin Login',
width : 340,
height : 230,
closable : false,
resizable: false,
movable : false,
draggable: false,
margin : false,
plain : true,
border : false,
items : [login]
});
win.show();
});
------------------------------------------------------------------------- setelah itu buat komponen didalam panel
-------------------------------------------------------------------------
Ext.onReady(function(){
var login = new Ext.FormPanel({
url:'loginProcess.php',
frame:true,
monitorValid:true,
frame:true,
monitorValid:true,
items:[{
xtype : 'label',
id : 'label1',
style : 'text-align:left;',
text : 'Silahkan anda login dahulu untuk masuk kedalam Admin Tools.',
margin : '0 0 0 0'
},{
xtype : 'textfield',
margin : '30 30 5 30',
fieldLabel : 'Username',
height : '30',
name : 'Usr',
allowBlank : false,
},{
xtype : 'textfield',
margin : '0 30 0 30',
fieldLabel : 'Password',
name : 'Pass',
inputType : 'password',
height : '30',
allowBlank : false,
enableKeyEvents: true,
listeners: {
'keypress': {
fn: function(tf, e){
//jika tombol enter yang ditekan
if(e.getKey()==13){
login.getForm().submit({
method:'POST',
waitTitle:'Connecting',
waitMsg:'Sending data...',
success:function(){ var redirect = 'sukses.html';
window.location = redirect;
},
failure:function(form, action){
if(action.failureType == 'server'){
Ext.Msg.alert('WARNING','Username or Password Incorrect!');
}else{
Ext.Msg.alert('WARNING!', 'Authentication server is unreachable : ' + action.response.responseText);
}
login.getForm().reset();
}
});
}
}
}, delay : 100
}
}],
buttons:[{
iconCls: 'login',
text:'Login',
margin: '0 17 10 0',
scale: 'medium',
formBind: true,
handler:function(){
login.getForm().submit({
method:'POST',
waitTitle:'Connecting',
waitMsg:'Sending data...',
success:function(){
var redirect = 'sukses.html';
window.location = redirect;
},
failure:function(form, action){
if(action.failureType == 'server'){
Ext.Msg.alert('WARNING!','Username or Password Incorrect!');
}else{
Ext.Msg.alert('WARNING!', 'Authentication server is unreachable : ' + action.response.responseText);
}
login.getForm().reset();
}
});
}
}]
xtype : 'label',
id : 'label1',
style : 'text-align:left;',
text : 'Silahkan anda login dahulu untuk masuk kedalam Admin Tools.',
margin : '0 0 0 0'
},{
xtype : 'textfield',
margin : '30 30 5 30',
fieldLabel : 'Username',
height : '30',
name : 'Usr',
allowBlank : false,
},{
xtype : 'textfield',
margin : '0 30 0 30',
fieldLabel : 'Password',
name : 'Pass',
inputType : 'password',
height : '30',
allowBlank : false,
enableKeyEvents: true,
listeners: {
'keypress': {
fn: function(tf, e){
//jika tombol enter yang ditekan
if(e.getKey()==13){
login.getForm().submit({
method:'POST',
waitTitle:'Connecting',
waitMsg:'Sending data...',
success:function(){ var redirect = 'sukses.html';
window.location = redirect;
},
failure:function(form, action){
if(action.failureType == 'server'){
Ext.Msg.alert('WARNING','Username or Password Incorrect!');
}else{
Ext.Msg.alert('WARNING!', 'Authentication server is unreachable : ' + action.response.responseText);
}
login.getForm().reset();
}
});
}
}
}, delay : 100
}
}],
buttons:[{
iconCls: 'login',
text:'Login',
margin: '0 17 10 0',
scale: 'medium',
formBind: true,
handler:function(){
login.getForm().submit({
method:'POST',
waitTitle:'Connecting',
waitMsg:'Sending data...',
success:function(){
var redirect = 'sukses.html';
window.location = redirect;
},
failure:function(form, action){
if(action.failureType == 'server'){
Ext.Msg.alert('WARNING!','Username or Password Incorrect!');
}else{
Ext.Msg.alert('WARNING!', 'Authentication server is unreachable : ' + action.response.responseText);
}
login.getForm().reset();
}
});
}
}]
});
var win = new Ext.Window({
layout : 'fit',
style : 'text-align:left;',
iconCls : 'icon-title',
title : 'Admin Login',
width : 340,
height : 230,
closable : false,
resizable: false,
movable : false,
draggable: false,
margin : false,
plain : true,
border : false,
items : [login]
});
win.show();
});layout : 'fit',
style : 'text-align:left;',
iconCls : 'icon-title',
title : 'Admin Login',
width : 340,
height : 230,
closable : false,
resizable: false,
movable : false,
draggable: false,
margin : false,
plain : true,
border : false,
items : [login]
});
win.show();
catatan : tolong rapihin sendiri yah baris kodenya, blum handal nulis kode di blog :D
-------------------------------------------------------------------------
kemudian buat file loginProcess.php untuk mem-verifikasi login itu cocok atau tidak
kenapa dengan PHP? karena mpu-nya blogger lagi ngoding pake bahasa ini xixixixixixi....
-------------------------------------------------------------------------
<?php
$loginUsername = isset($_POST["Usr"]) ? $_POST["Usr"] : "";
$loginPassword = isset($_POST["Pass"]) ? $_POST["Pass"] : "";
$loginPassword = isset($_POST["Pass"]) ? $_POST["Pass"] : "";
if($loginUsername == "admin" && $loginPassword == "admin"){
$result["success"] = true;
}else{
$result["success"] = false;
$result["errors"]["reason"] = "Gagal Login! Ulangin Gih!!!.";
}
echo json_encode($result);
$result["errors"]["reason"] = "Gagal Login! Ulangin Gih!!!.";
}
echo json_encode($result);
?>
json_encode disini fungsinya untuk men-encoding nilai string yang dikirimkan sesuai dengan format ExtJS
dari format PHP, contohnya : untuk array di php
$arr = array('a' => 1, 'b' => 2, 'c' => 3); ketika di encode untuk ExtJS menjadi {"a":1,"b":2,"c":3}-------------------------------------------------------------------------
Ok! untuk sentuhan terakhir tinggal buat file sukses.html untuk menampilkan bahwa login itu berhasil
-------------------------------------------------------------------------
<html>
<head></head>
<body>Login Sukses!!! </body>
</html>Sekian dan Terima Kasih... Semoga tutorial diatas dapat bermanfaat bagi kita semua... ^_^v
Selasa, 19 Juni 2012
Pertolongan Untuk Penderita DBD (Demam Berdarah Dengue)
Disini mpu-nya blog ingin berbagi pengalaman selama terinfeksi virus tersebut yang lebih dari sekali... :-D
dan sudah banyak blogger yang membahas topik ini. Disini, si mpu-nya blog mau share dengan bahasa mpu-nya blog hehehe :D
let's gooo...
are u rede???
Demam berdarah merupakan penyakit yang udah lama ada di indonesia (khususnya) atau di bumi (umumnya). ini merupakan jenis penyakit yang di sebabkan dan ditimbulkan oleh nyamuk, tau nyamuknya apa??? bentar disearch dulu di om gugel...
..............Aedes aegypti
kebanyakan orang taunya cuma nyamuk ini aja lho, padahal ada nyamuk dari genus yang sama yaitu Aedes albopictus. nyamuk-nyamuk ini membawa virus yang bila hinggap di manusia dan menular maka virus tersebut masuk deh ke tubuh manusia dan langsung menyebarkan sifat jahatnya yaitu melemahkan sistem imun tubuh manusia. Virus tersebut bernama Dengue, Virus tersebut merupakan virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae. Waduh!!! Pelajaran biologi, puyeng dah ngapal nama-nama biologi-nya hehehe :D
Terdapat empat jenis virus dengue berbeda, diantaranya DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4, dan gejala yang umumnya terjadi setelah terinfeksi virus ini adalah timbul bercak merah di seluruh badan atau bintik-bintik merah.
Gambar diatas adalah nyamuk dari genus Aedes. nyamuk nakal...
selain timbul bercak merah pada kulit gejala lainnya yaitu panas yang tinggi, biasanya gejala demam berdarah tidak terlihat bila si penderita mulai demam 1-2 hari. Kebanyakan dari spenderita termasuk mpu-nya blog, gejalanya akan terlihat di hari ke-3, kenapa?
yah... suhu badan panasnya bisa sangat tinggi!!!
saran dari mpu-nya blog nih!!! kalo penderita mulai merasa demam di hari itu...
1. Cobalah untuk banyak-banyak minum air putih, ampe muntah kalo perlu hehehe :D
2. Pasti nafsu makan mulai rada turun tuh!!! coba untuk di paksa makan, lebih baik makanannya yang ada kuahnya, jangan kuah mie... ~_~
3. Minum jus atau makan buah, apalagi buah Jambu Merah atau minum angkak yang banyak dijual di toko obat atau apotek (untuk yang mampu) hehehe :D
4. Banyak berdoa. ;-))
Penyakit itu ada pastilah akibat dari perbuatan mahluk itu sendiri, mpu-nya blog cuma mau mengingatkan untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat. Sebab bukan hanya nyamuk aedes aja yang suka lingkungan kotor, banyak binatang lain yang suka dan hidup di lingkungan kotor. Cobalah untuk :
1. Membersihkan atau menguras bak mandi dan tempat-tempat yang ada genangan air
2. Membuang/Bakar/Kubur barang-barang yang tidak terpakai
3. Gunakan pembasmi serangga yang aman lingkungan (apa yah???) hehehe :-))
Yah!!! sekian mpu-nya membagi pengalaman sekaligus pengetahuan tentang demam berdarah, mpu-nya berharap dapat bermanfaat bagi kita semua dan tolong jangan di timpukin bata atau ular berbisa yah!!!
mpu-nya blog juga manusia kok... pasti ada kesalahan juga, jadi mohon di maafkan hehehe :D
satu pantun dari mpu-nya blog...
jalan-jalan ke kota bali
jangan lupa beli baju
pasti bertemu kembali
jangan lupa bilang see you
dan sudah banyak blogger yang membahas topik ini. Disini, si mpu-nya blog mau share dengan bahasa mpu-nya blog hehehe :D
let's gooo...
are u rede???
Demam berdarah merupakan penyakit yang udah lama ada di indonesia (khususnya) atau di bumi (umumnya). ini merupakan jenis penyakit yang di sebabkan dan ditimbulkan oleh nyamuk, tau nyamuknya apa??? bentar disearch dulu di om gugel...
..............Aedes aegypti
kebanyakan orang taunya cuma nyamuk ini aja lho, padahal ada nyamuk dari genus yang sama yaitu Aedes albopictus. nyamuk-nyamuk ini membawa virus yang bila hinggap di manusia dan menular maka virus tersebut masuk deh ke tubuh manusia dan langsung menyebarkan sifat jahatnya yaitu melemahkan sistem imun tubuh manusia. Virus tersebut bernama Dengue, Virus tersebut merupakan virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae. Waduh!!! Pelajaran biologi, puyeng dah ngapal nama-nama biologi-nya hehehe :D
Terdapat empat jenis virus dengue berbeda, diantaranya DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4, dan gejala yang umumnya terjadi setelah terinfeksi virus ini adalah timbul bercak merah di seluruh badan atau bintik-bintik merah.
Gambar diatas adalah nyamuk dari genus Aedes. nyamuk nakal...
selain timbul bercak merah pada kulit gejala lainnya yaitu panas yang tinggi, biasanya gejala demam berdarah tidak terlihat bila si penderita mulai demam 1-2 hari. Kebanyakan dari spenderita termasuk mpu-nya blog, gejalanya akan terlihat di hari ke-3, kenapa?
yah... suhu badan panasnya bisa sangat tinggi!!!
saran dari mpu-nya blog nih!!! kalo penderita mulai merasa demam di hari itu...
1. Cobalah untuk banyak-banyak minum air putih, ampe muntah kalo perlu hehehe :D
2. Pasti nafsu makan mulai rada turun tuh!!! coba untuk di paksa makan, lebih baik makanannya yang ada kuahnya, jangan kuah mie... ~_~
3. Minum jus atau makan buah, apalagi buah Jambu Merah atau minum angkak yang banyak dijual di toko obat atau apotek (untuk yang mampu) hehehe :D
4. Banyak berdoa. ;-))
Penyakit itu ada pastilah akibat dari perbuatan mahluk itu sendiri, mpu-nya blog cuma mau mengingatkan untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat. Sebab bukan hanya nyamuk aedes aja yang suka lingkungan kotor, banyak binatang lain yang suka dan hidup di lingkungan kotor. Cobalah untuk :
1. Membersihkan atau menguras bak mandi dan tempat-tempat yang ada genangan air
2. Membuang/Bakar/Kubur barang-barang yang tidak terpakai
3. Gunakan pembasmi serangga yang aman lingkungan (apa yah???) hehehe :-))
Yah!!! sekian mpu-nya membagi pengalaman sekaligus pengetahuan tentang demam berdarah, mpu-nya berharap dapat bermanfaat bagi kita semua dan tolong jangan di timpukin bata atau ular berbisa yah!!!
mpu-nya blog juga manusia kok... pasti ada kesalahan juga, jadi mohon di maafkan hehehe :D
satu pantun dari mpu-nya blog...
jalan-jalan ke kota bali
jangan lupa beli baju
pasti bertemu kembali
jangan lupa bilang see you
Cara Aktifkan Mode Modem Haier C700 pada Linux Ubuntu
Kali ini saya ingin berbagi pengetahuan yang sudah lama dan mungkin sudah pada tahu... isi blog ini saya lanjutkan dari postingan thread saya yang ada dikaskus, berhubung masih ada yang belum tahu tentang tutorial ini. hehehe :D
si mpu-nya blog pernah punya HP Haier C700 yang default installer-nya pasti berbasis WIN, dan mungkin masih ada beberapa orang yang masih mempunyai HP tersebut dan pastinya lagi bisa digunakan di OS selain WIN? kalo udah ada yang pernah coba dan terkesan cara lama. Yah ini hanya re-write tutorial dan buat sharing aja lagi hehehe :D
distro linux yang ane oprek itu menggunakan Ubuntu 9.10 Karmix dan diatasnya, udah di coba di versi ubuntu terbaru sampai versi 11, jalan kok... kalo blom ada yang jalan dicoba trus... mungkin ada repo yang belom di pasang.
berikut langkah-langkahnya :
1. login ubuntu atau linux trus colok kabel usb haier C700 bawaannya ke HP dan PC
2. buka terminal dan ketikkan "lsusb" tanpa tanda petik, periksa apakah modem hp-mu dah kedeteksi? liat contoh dibawah...
-- Bus 002 Device 007: ID 05c6:9004 Qualcomm, Inc. --
(biasanya yang ada nama Qualcomm)
3. kalo sudah ketik "modprobe -r usbserial" ini fungsinya untuk menghapus modul usb, cara ini bisa di lewat jikalau ada module usb yang tidak ingin di hapus
4. ketikkan "sudo modprobe usbserial vendor=0x05c6 product=0x9004" vendor sama product didapat dari -- ID 05c6:9004 --
5. setelah itu buka terminal masuk sebagai root/SU, kemudian ketikkan "sudo /usr/bin/nm-connection-editor" -> Mobile Broadband and Add -> pastikan koneksi mobile-nya "Smart CDMA Technologies MSM" klik forward -> Pilih Indonesia -> buat provider sendiri dengan nama "smart" dan tanpa kutip -> Apply then masukkan username dan password "smart" then Apply
6. terakhir coba deh klik "Network Connection" dan pilih koneksi yang udah dibuat... kalo udah pasti akan "disconnect" kemudian restart hp-nya tanpa cabut kabel data dari kompi maupun hp, setelah udah di restart baru deh klik lagi "Network Connection" dan pilih koneksi yg tadi dibuat dan hasilnya......
"Congrats!!! anda telah sukses berinternetan dengan HP Haier C700"
tambahan : kalo kabel dah dicabut dari kompi maka untuk koneksi kembali harus restart kompi dan lakukan cara 1-4 (tapi kalo gak salah untuk versi 11 gak usah dah)
si mpu-nya blog pernah punya HP Haier C700 yang default installer-nya pasti berbasis WIN, dan mungkin masih ada beberapa orang yang masih mempunyai HP tersebut dan pastinya lagi bisa digunakan di OS selain WIN? kalo udah ada yang pernah coba dan terkesan cara lama. Yah ini hanya re-write tutorial dan buat sharing aja lagi hehehe :D
distro linux yang ane oprek itu menggunakan Ubuntu 9.10 Karmix dan diatasnya, udah di coba di versi ubuntu terbaru sampai versi 11, jalan kok... kalo blom ada yang jalan dicoba trus... mungkin ada repo yang belom di pasang.
berikut langkah-langkahnya :
1. login ubuntu atau linux trus colok kabel usb haier C700 bawaannya ke HP dan PC
2. buka terminal dan ketikkan "lsusb" tanpa tanda petik, periksa apakah modem hp-mu dah kedeteksi? liat contoh dibawah...
-- Bus 002 Device 007: ID 05c6:9004 Qualcomm, Inc. --
(biasanya yang ada nama Qualcomm)
3. kalo sudah ketik "modprobe -r usbserial" ini fungsinya untuk menghapus modul usb, cara ini bisa di lewat jikalau ada module usb yang tidak ingin di hapus
4. ketikkan "sudo modprobe usbserial vendor=0x05c6 product=0x9004" vendor sama product didapat dari -- ID 05c6:9004 --
5. setelah itu buka terminal masuk sebagai root/SU, kemudian ketikkan "sudo /usr/bin/nm-connection-editor" -> Mobile Broadband and Add -> pastikan koneksi mobile-nya "Smart CDMA Technologies MSM" klik forward -> Pilih Indonesia -> buat provider sendiri dengan nama "smart" dan tanpa kutip -> Apply then masukkan username dan password "smart" then Apply
6. terakhir coba deh klik "Network Connection" dan pilih koneksi yang udah dibuat... kalo udah pasti akan "disconnect" kemudian restart hp-nya tanpa cabut kabel data dari kompi maupun hp, setelah udah di restart baru deh klik lagi "Network Connection" dan pilih koneksi yg tadi dibuat dan hasilnya......
"Congrats!!! anda telah sukses berinternetan dengan HP Haier C700"
tambahan : kalo kabel dah dicabut dari kompi maka untuk koneksi kembali harus restart kompi dan lakukan cara 1-4 (tapi kalo gak salah untuk versi 11 gak usah dah)
Jumat, 13 Januari 2012
Apa Itu jQuery?
Mungkin kebanyakan orang sudah tau, apa itu jquery?
jQuery adalah pustaka/library JavaScript yang bersifat open source atau bersumber terbuka yang kegunaannya ditujukan pada interaksi antara JavaScript dan HTML berguna untuk membuat suatu tampilan aplikasi web menjadi lebih menarik.
Pustaka ini dirilis pada Januari 2006 di BarCamp NYC oleh John Resig dan berlisensi ganda di bawah Lisensi MIT dan GPL. Dan library ini selalu diperbaharui mengikuti perkembangan konten yang dapat berjalan pada aplikasi web.
jQuery menurut blogger fungsi seperti java effect tetapi beda interface, java effect dikhususkan pada aplikasi yang berbasis desktop sedangkan jQuery berjalan pada web browser.
jQuery adalah pustaka/library JavaScript yang bersifat open source atau bersumber terbuka yang kegunaannya ditujukan pada interaksi antara JavaScript dan HTML berguna untuk membuat suatu tampilan aplikasi web menjadi lebih menarik.
Pustaka ini dirilis pada Januari 2006 di BarCamp NYC oleh John Resig dan berlisensi ganda di bawah Lisensi MIT dan GPL. Dan library ini selalu diperbaharui mengikuti perkembangan konten yang dapat berjalan pada aplikasi web.
jQuery menurut blogger fungsi seperti java effect tetapi beda interface, java effect dikhususkan pada aplikasi yang berbasis desktop sedangkan jQuery berjalan pada web browser.
Langganan:
Komentar (Atom)